Senin, 23 Juni 2014

My Graduation Day

Dilema dan kesakitan yang dirasakan seorang wanita itu, ketika ....
  1.  melihat mantan pacar yang katanya masih sayang dengan kita, tiba-tiba berpindah hati ke wanita lain, dan berencana untuk menikahi wanita tersebut.
  2. melihat calon suami kita menikah dengan wanita lain tepat sebelum wisuda kelulusanmu.
  3. melihat pria pujaanmu duduk berdua dengan gadis pujaannya dan gadis itu bukan kamu.
  4. melihat pria yang dulunya mengejarmu, pindah haluan untuk mengejar wanita lain.
Yahh itu memang sakit... sakitnya itu seperti luka yang disiram sama air garam ditambah sedikit perasan air jeruk nipis. wkwkwkw..
tapi yang namanya wanita... cepat sedihnya cepat pula senangnya..
kalau sedih lebay, kalau senang lebay..
itu lah wanita.. hehehe
Sakit yang ku rasa entah itu karena urusan cinta, skripsi, keluarga, dan persahabatan, akhirnya dapat terobati dengan sebuah kelulusan yang aku dapat.. ^_^
Thanks skripsi, kau mengajariku tentang hidup... tentang keajaiban sebuah doa, tentang ketulusan dan kasih sayang, tentang harapan dan kenyataan, tentang kejujuran dan ketekunan, tentang motivasi dan semangat...
Gak hanya itu, hehehe..
Bahagiaku bertambah ketika aku dinobatkan sebagai mahasiswa pamuncak dengan Indeks Prestasi Akademik terbaik pada yudisium program sarjana periode II tahun 2012 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. (pamer sedikit yah? gak papa kan.. wkwkwk)

Rabu, 21 Mei 2014

Lagu Pertama untuk Mu

Selamat malam ^_^
untuk kamu... cinta tak terbalas.. hehehe

malam ini, khusus untuk mu..
untuk mu yang slalu ada dalam mimpiku..
untuk mu yang slalu singgah dalam anganku..
untuk mu, matahari ku..
yang selalu Ku butuhkan sinarnya, namun tak dapat ku dekati, apalagi ku miliki...

Ku persembahkan sebuah lagu dari jkt48 yang judulnya "Temo Demo No Namida"

Hujan rintik-rintik yang mulai turun
Akupun menutup layar kisah ini
Bagai menurunkan layar warna perak
Itulah cinta terakhir diriku

Ku terus menunggu di dalam stasiun
Ku ingin memanggil namun ku tak bisa
Saat ku lihat ke bawah
Bunga Ajisai pun menangis

Walau ku sangat ingin bertemu, walau ku menyukaimu
Kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begitu aku tetap melihatmu dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu, walau ku menyukaimu

Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun ku pakai payung pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya Temo Demo no Namida
Di jalan yang penuh kesedihan ini

Aku berjalan seorang diri
Dalam hati ini diriku tersentuh
Rasa sayang yang tak seorangpun tahu
Kesedihan ini yang menyukai sang hujan

Ku tutup mata menantikan sinarnya
Mendung nan jauh disana
Apakah kau memikirkannya?

Walau sesedih apapun juga, walaupun tak bisa juga
Biarkan aku tetap menjadi gadis
Ku tak akan melewatkan jejak langkah dan kenangan
Dari ingatanku

Walau sesedih apapun juga, walaupun tak bisa juga
Suatu hari pasti ku kan teringat
Harapanku pasti akan terus jadi kenyataan
Aku akan terus bersinar Temo Demo no Namida
 

Rabu, 05 Maret 2014

Kelainan OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

Beberapa bulan yang lalu, aku sempat melakukan tes psikologi untuk mengetes kelainan kepribadian yang ada pada diri sendiri.
Hasilnya, aku menderita kelainan OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Katanya sih, sudah sampai ke tingkat 70% yang artinya "sudah harus dicegah/ diterapi".
aku antara percaya dan tidak percaya dengan kelainanku, karena tesnya itu seperti mengisi angket, dengan pertanyaan sebanyak 50 butir soal dengan jawaban tidak, cukup, meragukan, iya (kalau tidak salah sih, karena agak lupa juga). Jadi, kemungkinan hasilnya akan tidak akurat jika peserta tidak memahami maksud dari pertanyaan, dan tidak mengerti sampai sejauh mana kriteria "tidak, cukup meragukan, iya". untungnya waktu itu, aku bisa banyak bertanya kepada psikiaternya tentang suatu hal yang belum aku pahami terkait tes tersebut.
Hal lain yang membuat aku ragu dengan kelainanku, karena penderita kelainan OCD tidak merasakan suatu penyakit atau suatu hal yang salah terhadap dirinya. contohnya saja aku, kalau aku tidak melakukan tes psikologi ini, mungkin sampai detik ini pun aku tidak merasa bahwa aku mengalami kelainan.

Apa sih sebenarnya kelainan OCD itu?
Berikut ini, penjelasan terkait OCD yang aku ambil dari beberapa sumber.
Pengertian Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) adalah jenis gangguan kecemasan di mana seseorang memiliki pikiran dan ketakutan yang tidak masuk akal (obsesi) yang menuntut melakukan sesuatu secara berulang-ulang. Dengan obsesif-kompulsif, penderita mungkin menyadari bahwa obsesinya tidak masuk akal dan mencoba untuk mengabaikan atau menghentikan obsesi tersebut. Tapi itu justru meningkatkan tekanan dan kecemasan. Pada akhirnya, penderita disesatkan untuk melakukan tindakan kompulsif dalam upaya untuk meringankan penderitaan. Meskipun penderita sudah berusaha keras, pikiran obsesif-kompulsif terus datang kembali. Hingga akhirnya obsesi tersebut mengendalikan pikiran yang mengarah pada perilaku-perilaku ritualistik.

Beberapa Tipe Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
1. Checkers
Merupakan orang yang terobsesi untuk selalu memeriksa. Penyebabnya adalah kecemasan yang irasional. Misalnya bila ia tidak mengecek berulang kali dia merasa bahaya mengintai setiap saat dan bias mencelakai diri dan sekelilingnya. Jika hal buruk tersebut terjadi, maka ia menganggap dialah orang pertama yang harus disalahkan.

Sabtu, 08 Februari 2014

Nak, Ibu Ingin Bicara Soal Milih-milih Perempuan

Bacaan ini sekedar untuk mengingatkan betapa harus berhati-hatinya pria untuk meminang wanita sebagai istrinya kelak... atau sebaliknya.. :)
................
Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian. Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu. I could never ask for more…

Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.

Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values from your parents. Never forget that.

Rasanya ibu tidak harus panjang lebar mengulang kembali bagaimana menjadi laki laki sejati . Satu kalimat sederhana mampu mengungkapkan petuah panjang soal itu : Contohilah ayahmu.

Rabu, 05 Februari 2014

Pranata Mina Pantai Sendang Biru- Malang

Tugas akhir mata kuliah IPBA nih seru banget....
Pertama ngundi trus dapetnya "Pranata-Mina"..
Aku dan temen2 sekelompok sempet mikir "Apaan tuh pranata-mina?"
baru sampai 1 bulanan kuliah, aku baru ngeeh sama yang namanya pranata-mina..
maklum wong kuto, ora ngerti sama pranata-pranata macam musim datangnya ikan gitu..
Jadi, pranata-mina itu mirip seperti pranata-mangsa. Kalau pranata-mangsa itu kan pedoman dalam mengenali musim (waktu) serta pedoman dalam kegiatan pertanian. Kalau pranata mina itu pedoman dalam mengenali musim datangnya ikan serta pedoman dalam kegiatan perikanan.

Sabtu, 01 Februari 2014

Makalah Bahan Aditif: Zat Pemanis Alami dan Buatan

Sudah lama tidak menshare ilmu dalam blog ini...
Berikut ini akan saya tampilkan beberapa tugas dari mata kuliah "Kimia Bahan Pangan" tentang bahan aditif: zat pemanis alami dan buatan. Semoga dapat dijadikan referensi untuk kalian :)


Rabu, 15 Januari 2014

Pray For Skripsi

Meski udah sebulan ini vakum skripsi, aku mesti harus berusaha sekuat tenaga..
demi apa?
pastinya demi umi dan ayahku...
demi kebahagianku agar dapat membahagiakan mereka...
Allah, please give me strength...


Powered By Blogger